Keseharian kita penuh dengan problematika kehidupan. bagi yang berumah
tangga bermasalah dengan tetangga, anak family, mertua, bagi yang masih
sekolah bermasalah dengan guru dan tugas rumah teman sekelas, pacar
kalo ada hehehehe.., bagi yang kuliah bermasalah dengan dosen, laporan
praktikum, kegitan mahasiswa, (termasuk yang sedang saya alami)
sebenarnya saya bingung mau nulis tentang apa nih artikel, karena banyak
hal yang membuat senyum saya entah kenapa terasa menghilang setelah
hampir 2 tahun sekolah di kota, entah karena banyak tugas, di tuntut
tugas yang deadline, kegiatan siswa yang lain.
senyum saya sedikit memudar dari hari ke hari(*dramitisir) kenapa?
padahal dulu pribadi yang ramah, yang elegan dan tidak sombong itu
mencerminkan kepribadian diri saya.. kenapa?? dan kenapa??? mungkin di
kota-kota besar persaingan hidup sangat ketat, sehingga orang tidak
memperdulikan orang lainnya. tidak dapat dipungkiri lagi hal itu,
sehingga senyumanpun hanya samapai terasa di bibir, tidak sampai hati.
dibandingkan di desa saya, di sana rasa saling menghormati dan saling
mengasihi sangat terasa, budaya yang cukup kental, merasakan dan belajar
tatakrama sangat mudah.
kenapa
melenceng ke situ yah?? oke kembali ke pembahasan awal kita. sudahkah
anda tersenyum hari ini?? yah mungkin jawabnya sudah sih... ada kata
'sih' yang masih berikit atau menempel di hati yang menandakan masih
adanya hal yang mengganjal di hati. sebenarnya senyum itu mudah, hanya
saja kalo tidak terbiasa dengan senyuman maka akan terasa sangat sulit.
lihatlah bapak ini, senyumnya tulus dan iklhas bukan karena kurang
pepsodent di rumahnya hahahaha(gue lawak tapi garing lawakannya).
ketika melihat senyum ini saya biasanya melihat bahwa orang/bapak -bapak
ini orangnya ramah dan enak di ajak ngomong. kalo kita menghormatinya,
niscaya dia juga akan menghormati kita....
Senyum itu ibadah coy. itulah kata yang pernah saya dengar selama ini.
ibadah yang bisa di kategorikan sebagai sedekah, lah paling mudah adalah
tersenyum, mengapa tersenyum? itu merupakan sebuah anugrah dari Allah
SWT yang maha pemberi, kita telah di berikan senyuman yang indah, itu
karena-Nya. oleh karena itu kita wajib bersyukur atas semua itu.
Dan mengapa kita tidak tersenyum ketika bertemu seseorang yang tidak
kita kenal? jawabnya mungkin ngak biasa, ngak perduli, ngak perlu, ngak
penting, dll. tergantung dari pikiran masing-masing... ada yang bilang
malu... lho kenapa harus malu??? tidak lah harus malu ketika kita
tersenyum dengan orang lain... karena itu semua artinya menyesali nikmat
yang telah di berikan Allah SWT. wow...
jadi tersenyumlah kepada semua orang, senyum yang ikhlas tanpa ada
paksaan dan kaitan dengan hasrat, senyum dengan indah!!! wah,,,,, banyak
juga yah curhat saya hari ini,,, saya rasa cukup deh... sekian dan
termiakasih udah membaca curhat saya....!! setelah anda membaca ini,
saya ngak yakin anda akan mendapatkan sesuatu yang anda cari, hanya
sekedar curhat
0 komentar:
Posting Komentar